TOBELO-Rabu, 23 November 2011
Satu-satunya mobil tanki milik Parusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tobelo-Halmahera Utara (Halut) terlihat kakuh di tempat parkirannya yang terletak disamping salah satu rumah dinas PDAM. Terbujur kakuhnya mobil tanki tersebut karena mengalami kerusakan yang cukup berat mengingat kondisi mobil yang sudah keropos oleh karena usianya yang sudah tua ibarat manusia yang sudah lanjut usia (Lansia).
Akibatnya, masyarakat baik yang ada didalam kota atau pun di luar kota Tobelo mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Sudah lima bulan belakangan ini, mobil tanki tersebut tidak lagi beroperasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Padahal saat ini sebagian warga Kota Tobelo sangat membutuhkan air bersih. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Administrasi Mahmud saat ditemui Wartawan media ini (Rabu, 23/11 diruang kerjanya kemarin. Mahmud mengatakan, pihak PDAM selama ini hanya memiliki satu unit mobil tanki pengangkut air bersih, namun kata dia pengadaan itu sejak tahun 1995 saat itu masih Kabupaten Maluku Utara. ”Sudah lima bulan ini mobil tidak bisa operasi, karena alat-alatnya sudah rusak, dan memang sudah tidak layak lagi untuk operasi,” katanya.
Meski begitu, beberapa bulan sebelumnya mobil tanki tersebut dipaksakan beroperasi demi untuk melayani kebutuhan masyarakat, namun hal itu tidak begitu efektif, karena mobil tersebut tidak mampu menempuh jika dengan jarak yang cukup jauh ataupun menaiki tanjakan. Tidak hanya itu saja, bahkan disaat mengisi air sering mengalami kesulitan karena kondisi tanki sudah mengalami kebocoran yang akhirnya semua air terbuang begitu saja. Dan untuk saat ini walaupun ada permintaan air untuk mengisi ke kapal yang sedang berlabuh di pelabuhan juga tidak bisa terlayani. ”Memang sudah ada upaya perbaikan. Tapi tidak bisa dipaksakan, karena selain biayanya mahal, suku cadangnya juga sudah sulit ”cetusnya.
Disamping itu, jika dimusim panas ada masyarakat di beberapa daerah sangat kesulitan air bersih, karena air sumur juga bisa mengalami kekeringan. Pada musim itulah pihaknya sering mengalami kesulitan saat permintaan begitu besar. Untuk memback up kebutuhan masyarakat selain dalam Kota Tobelo, memang sangat mengharapkan ada penambahan mobil paling kurang 4 unit mobil tanki. Sehingga kebutuham masyarakat baik dalam kota ataupun di luar kota Tobelo dapat dipenuhi. ”Memang ada informasi pada pembahasan 2012 akan ada pengadaan. Semoga ada, agar bisa kembali beroperasi,”cetusnya. (***)
Jalan Galela Utara, Akan Diprioritaskan Pada RAPBD 2012
TOBELO-Rabu, 23 November 2011
Komisi III DPRD Halmahera Utara, memastikan pada pembahasan anggaran tahun 2012 nanti akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan antara desa Ngodiho hingga Salimuli.
Sekertaris Komisi III Hasby Albar saat dikonfirmasi Media ini (Rabu, 23/11) kemarin diruang kerjanya mengatakan, untuk pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPDB) tahun 2012 mendatang, yang paling diprioritaskan adalah infrstruktur jalan.
Menurutnya, di dalam sebuah kerangka pembangunan yang harus dilihat adalah efek ekonomi yang tentu sangat berdampak positif pada masyarakat. Untuk itu dengan dibangunya jalan, maka hal itu merupakan sebuah kebutuhan, karena selama ini yang dinantikan masyarakat adalah jalan. ”Untuk tahun anggaran 2012 yang paling diutamakan adalah jalan yang fokusnya di Galela Utara,”katanya.
Sementara untuk pembangunan lainnya, seperti jembatan menurut dia, jika hanya satu dua jembatan tidak menjadi persoalan, namun jika terlalu banyak maka semua itu akan melalui sebuah tahapan. Rancangan pembangunan jalan menurutnya yang akan ditargetkan adalah sepanjang 50 kilometer. ”Kemungkinan target 50 kilometer akan melewati Salimuli,” cetusnya. Hal itu karena selama ini masyarakat terus mengeluh persoalan jalan. Memang diakuinya selama ini dari hasil diskusi untuk perimbangan pembangunan dibeberapa kecamatan itu dilihat pada dua hal yang pertama adalah darurat dan yang kedua adalah persoalan ekonomi.
Lebih lanjut dikatakannya,. Di tahun 2011 ini, rancangan pembangunan jalan lingkar Pulau Doi pada kecamatan Loloda Utara sudah di fokuskan. Dan untuk pembangunan dalam kota Tobelo sementara ini mungkin draenasi ”Karena pembangunan untuk 2011 difokuskan pada bagian selatan, sekarang untuk tahun 2012 nanti akan difokuskan bagian utara,” imbuhnya. (***)
PDAM Siap Suplai Air Bersih Ke Warga
TOBELO-Rabu, 23 November 2011
Pihak Perusahan Daerah Air Minum Kabupaten Halmahera Utara bersedia untuk menyuplai air bersih pada dua bak air bersih yang ada di desa Rawajaya. Dua bak air bersih yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi, sejak tahun 2007 hingga saat ini belum juga dimanfaatkan.
Asalkan warga masyarakat setempat mengusulkan data KK sebanyak lima KK yang membutuhkan air bersih. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Teknik Jhoni Togelan saat dikonfirmasi sejumlah wartawan (Rabu, 23/11) kemarin diruang kerjanya, menjelaskan bahwa proyek bak untuk air bersih yang dibangun oleh Pemprov tersebut, sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Untuk itu, Jhoni menyarankan agar sebaiknya ketua RT setempat permintaan penyuplaian air berdasarkan jumlah Kepala Keluarga (KK) yang minimalnya cukup 5 KK untuk ke pihak PDAM, sehingga penyuplaian air bersih pada bak tersebut dapat di penuhi. sehingga kebutuhan air bersih dapat di penuhi setiap harinya. ”Jika masyarakat mengajukan itu, maka kami tetap siap untuk mengisi air pada baik itu,”katanya.
Lanjut dia menjelaskan, bahwa dalam pelayanan air bersih tersebut bersifat pelayanan social, sehingga masyarakat yang mengkonsumsi air bersih tersebut, hanya dikenakan bayaran dengan tarif pembayaran yang bersifat hidran umum.
Dia juga mengaku selama ini masyarakat belum pernah mengadu soal kebutuhan air bersih. ” Sangat disayagkan jika sudah dibangun kemudian tidak dimanfaatkan, dan memang hingga saat ini tidak ada pengaduan soal it. Jadi kami tetap menunggu,”katanya.
Disamping itu, Ode warga desa Rawajaya saat ditemui wartawan media ini (Rabu, 23/11) mengatakan, sebelum adanya pembangunan bak air bersih itu, dirinya sudah pernah mendantangi pihak PDAM berulang-ulang kali untuk masukan pipa air bersih, namun hal itu tidak pernah digubris. Padahal warga sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Meski pengaduan itu belum diterima, namun apa disampaikan oleh pihak PDAM untuk menyuplai air bersih, sangat direspon. ”Tapi lebih bagus lagi, jika pakai pipa, agar masyarakat bisa merasakan semuanya. Jangan hanya sebagian warga yang merasakan itu, ”harapnya. (Jevo)
Pipa Jaringan Air Dalam Kota Mulai Jalan
TOBELO-Rabu, 23 November 2011
Proyek pipa jaringan air bersih sepanjang 5 kilometer yang dibangun dalam Kota Tobelo yakni pada Desa Gura, kemudian Kampung Kodok dan Tanjung Niara kini dalam tahap pemasangan.
Pembangunan tersebut merupakan permintaan masyarakat. Di samping permintaan masyarakat, pemasangan ini juga untuk menggantikan pipa lama yang berukuran berdiameter 2,5 inci menjadi 3 inci. Hal itu dimaksud agar dalam penyuplaian, tekanan air lebih baik dari sebelumnya.
Amus pihak PDAM saat ditemui wartawan media ini (Rabu. 23/11) kemarin dilokasi kerja mengatakan, pihaknya hanya sebagai pihak teknis di lapangan yang fungsinya memonitoring pekerjaan tersebut. Namun pekerjaan tersebut pada prinsipnya adalah untuk perbaikan tekanan air yang awalnya diameternya pipanya kecil, kemudian digantikan dengan pipa yang berdiamter lebih besar, hal itu untuk mempermudah suplai air yang sedang jalan. ”Saya hanya sebagai teknis dilapangan,” katanya.
Selain pergantian pipa, ada juga pemasangan baru misalnya ditanjung Niara yang saat ini sudah selesai dilakukan pemasangannya. Pemasangan jaringan air bersih ini, tentu berdasarkan permintaan dari banyaknya masyarakat yang ada di desa itu. Permintaan pemasangan oleh masyarakat tanjung Niara sudah sejak tahun 2010 kemarin hanya saja realisasinya baru dapat dilakukan di tahun 2011 ini. ”Kalau ada jaringan pemasangan pipa baru, itu karena permintaan masyarakat di tahun 2010 kemarin, hanya saja realisasi pemasangan baru di realisasikan tahun ini,”katanya. (Jevo)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar