Rabu, 02 November 2011

Kantor Bupati Halut, Dikunjungi BNN Pusat Dan BNN Provinsi Maluku Utara




Mengantisipasi kemungkinan peredaran narkotika di Maluku Utara khususnya di Kabupaten Halmahera Utara, Badan Narkotika Nasional dan Badan Narkotika Provinsi Maluku Utara (Malut) siang ini (Rabu/02/11) melakukan kunjungan ke Halut.
Kedatangan para rombongan ini disambut oleh pihak Pemkab Halut, selanjutnya melakukan pertemuan secara tertutup diruang meeting Sekda. Ketua BNN Provinsi Malut Kombes-pol Ely Djamaludin saat dikonfirmasi Media ini (Rabu,02/11) di lantai III kantor bupati menjelaskan, bahwa  kunjungan BNN ke Halut untuk membicarakan soal penurunan angka penggunaan barang haram tersebut secara keseluruhan di Maluku Utara yang saat ini sudah mencapai  ribu orang .
Sementara untuk angka pengguna obat terlarang di Kabupaten Halmahera Utara sendiri, dia mengatakan, sejauh ini data itu belum ada, namun saja beberapa hari lalu, pihak Polres Halut telah menangkap salah seorang tersangka narkoba.”Kedatangan Kami bersama 6 orang BNN Pusat ke Halut ini, untuk membicarakan soal tingkat penurunan angka pengguna narkotika,”jelasnya.
Selain itu, kemungkinan saja daerah ini sangat rawan terjadi aktifitas peredaran narkotika. Pasalnya, ada beberapa jalur yang bisa dimanfaatkan sipengedar untuk menyelundupkan pasokan obat haram tersebut, misalnya dari papua dan Filipina melalui jalur laut, atau daerah pesisir lain yang sangat dekat dengan Negara Philipin. Karena menurut dia, harga obat narkotika di luar Negara lebih murah, olehnya itu satu-satunya untuk mengejar keuntungan berlipat ganda, maka mereka mengincar ke Malut. Olehnya itu kata Mantan Kapolres Halteng tersebut untuk mencegah beredarnya barang haram itu, ia menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat ikut berpartisipasi perangi narkoba.”Saya himbaukan kepada seluruh komponen masyarakat perangi narkoba,”harapnya. (***)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar