Rabu, 09 November 2011

Antisipasi Bencana Alam, PMI Halut Gelar Pelatihan




Untuk terus meningkatkan pemahaman relawan tentang bagaimana mengantisipasi terjadinya bencana alam, gempa bumi dan bencana social kemanusian lainya. Palang Merah Indonesia baik tingkat pusat maupun Daerah Provinsi Malut memberikan pelatihan kepada relawan Palang Merah Indonesia Halmahera Utara.
Peserta relawan yang berjumlah kurang lebih 30 orang tersebut (Rabu,09/11) tengah mengikuti kegiatan pelatihan program pengurangan resiko terpadu berbasis masyarakat pertama yang berlangsung di rumah Adat Hibualamo Tobelo.
Yudihar Noya mewakili Pemkab pada sambutannya mengatakan sangat memberikan apresiasi kepada PMI baik pusat maupun daerah yang telah memberikan sebuah langkah baik menerobos masuknya PMI di Halmahera Utara untuk membantu memberikan pemahaman kepada relawan kemanusian yang akan berguna bagi masyarakat halut. ”Karena masyarakat belum begitu memahami bagaimana cara penanggulangan bancana. Jadi dengan adanya pelatihan pembekalan penanggulan bencana ini, bisa bermanfaat bagi masyarakat Halmahera Utara,”kata Yudihar Noya.
Sementara, Kordinator Program  Palang Merah Indonesia, Endra Setyawan saat di wawancarai sejumlah wartawan mengatakan, terpilihnya beberapa daerah di Malut kususnya Halmahera Utara karena posisinya yang strategis juga karena rawan akan bencana alam, misalnya adanya gunung berapi, penyakit malaria dan lain sebagainya. Untuk  itu dengan adanya pelatihan tersebut untuk dapat membantu memberikan pemahaman tentang bagaimana cara pengurangan resiko ancaman bencana alam. ”Kita hanya memberikan penguatan-penguatan kepada PMI yang ada di daerah. Sebab itu dukungan dari pemkab juga sangat bermanfaat bagi PMI yang ada,”cetusnya.
Ketua PMI Halut Ibu Eton menuturkan dengan adanya dorongan dari PMI Pusat dalam memberikan pengetahuan penanggulangan pengurangan resiko bencana alam. Hal itu tentunya jika terjadinya bencana alam maka kita tidak lagi membutuhkan bantuan orang dari luar. ”Kami masih membutuhkan relawan begitu banyak. Karena organisasi ini bersifat social, yang pada intinya membantu masyarakat yang sewaktu-waktu terkena bencana alam. Kami juga minta dukungan dari pemda, karena semua ini untuk masyarakat,”cetusnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar