Senin, 21 November 2011

Hari Ini 113 Jamah Haji Kembali Ke Halut



TOBELO, Minggu 20 November 2011

  113 jamah haji asal Halmahera utara gelombang pertama semuanya telah selamat hingga pulang ke tanah asal mereka. kedatangan rombongan jamah haji tersebut langsung disambut oloeh wakil bupati Rusman Soleman, Kepala kementerian Halmahera Utara, para Tokoh Agama.
Acara penyambutan ini bertempat di Halaman Kantor Bupati Tobelo (Minggu, 20/11) sekitar pukul 12.15 Wit. Tidak hanya itu saja, bahkan terlihat banyak keluarga jamah haji yang juga antusias memadati halaman kantor bupati untuk menyambut kedatangan mereka.
Ketua Rombongan jamah haji Suharto dalam sambutan selama perjalanan haji mengatakan sejak tanggal 5 oktober kemarin,  selama rombongan haji bertolak ke tanah suci hingga kembali hari ini (Minggu, 20/11) atau tepatnya selama 44 hari.
 Sementara itu, jumlah calon jamah haji asal Halut sebanyak 113 orang. Dari 113 jamah haji ini merupakan gelombang pertama dan serta ada penambahan jamah untuk gelombang kedua sebanyak 14 orang dan semuanya dalam keadaan selamat.
Meski saat tiba ditanah suci, ada sebagian jamah yang mengalami gangguan kesehatan, namun tidak begitu parah. Hanya mengalami flu dan batuk. Dia mengatakan selama berada ditanah suci, jamah haji melaksanakan shalat dengan baik, bahkan dalam pelayanan pun sangat baik ”Alhamdulillah kami semua dalam keadaan selamat, dan bagi sebagian jamah haji yang mengalami sakit semuanya sudah dalam kedaan sehat,”katanya.
Untuk jamah haji gelombang kedua dikatakanya pada 15 Desember mendatang, baru akan tiba di Halmahera utara. Untuk itu dia berharap kepada penyelenggara haji, jika kedepan bisa memilih ketua kloter yang lebih berpengalaman. ”Kami hanya berharap kedepan, memilih ketua kloter yang lebih berpengalaman, agar lebih afektif dalam pengawasan,”cetusnya.
Wakil Bupati Halut Ruslan Soleman mengatakan kedatangan dan penerimaan jamah haji Kabupaten Halut pada hari ini (Minggu,20/11) telah menipis segala kecemasan, ketika jamah haji pada daerah ini melaksanakan panggilan ilahi ditanah suci, sehingga pada saat ini dikatakan harus patut di syukuri dan sembah sujud kepada Allah SWT. ”Karena dalam naungan dan pelindungnya semata, hingga selamat menunaikan panggilanya. Dan kembali ke daerah ini dengan selamat,”katanya.
Lanjut dia mengatakan, dengan kedatangan para jamah haji diharapkan dapat membawa rahmat bagi kehidupan yang lebih baik, baik kehidupan pribadi dan keluarga serta daerah ini. ”Kita doakan semoga semakin hari daerah ini ditata dan dikelola dengan baik, oleh para pemimpin daerah ini arif dan bijaksana,”harapnya. Usai itu, jamah haji kemudian diarahkan untuk kembali ketempatnya masing-masing. (**)




2 bak air besih tidak difungsikan
Warga Pun Kesulitan Air Bersih


TOBELO, Minggu 20 November 2011
Warga masyarakat Desa Rawajaya mengeluh soal 2 unit bak air bersih yang dibangun sejak 2010 lalu, namun  hingga kini dua bak air bersih tersebut belum pernah fungsikan dan dibiarkan begitu saja.
Sangat disayangkan, pasalnya bangunan yang dibangun mengunakan anggaran Negara itu kelihatanya sangar mubazir, karena tidak digunakan sebaik mungkin.
Ali warga desa setempat kepada wartawan media ini  (Minggu,20/11) mengakui bahwa mereka sangat kesulitan untuk mengkonsumsi air bersih, bahkan untuk mendapatkan air bersih saja, warga setempat harus rela mengambil air ketempat lain dengan jarak begitu jauh, meski begitu kesulitan air bersih, dia mengatakan warga tetap saja rela mengambil meski jaraknya begitu jauh, karena untuk kebutuhan sehari-hari.  ”Warga memang kesulitan mengambil air bersih yang dekat dari  pemukiman. Harusnya menempuh sekitar 100 meter dari rumah warga,”cetusnya.
Beberapa warga setempat juga merasa bingung dengan pembangunan dua bak air bersih yang sejak tahun 2010 lalu, hingga saat ini belum juga difungsikan, mereka bahkan tidak tahu sama sekali soal pemegang proyek bak air bersih tersebut. Menurut Yasir yang juga warga setempat, padahal masyarakat desa setempat yang telah meyediakan tanah untuk pembangunan itu.
Namun setelah selesai melakukan pekerjaan tersebut kemudian hingga saat ini belum pernah difungsikan. Olehnya itu warga masyarakat mengharapkan kepada Pemkab Halut untuk kembali memperhatikan kebutuhan masyarakat. ”Kami harap Bupati Halut Hein Namotemo untuk memanggil kontraktor tersebut.” harap mereka.
Amatan Media ini, ukuran bak kurang lebih 2x3 meter persegi itu nampak berada dalam kondisi memprihatinkan. Pasalnya nampak bak air bersih tersebut tidak kelihatan karena dtertutup rumput. (**)


Kades Samuda Galela Barat Disoalkan

TOBELO, Minggu 20 November 2011
Kepala Desa Samuda Kecamatan Galela Barat Maria Kaeng diduga telah melakukan sebuah tindakan yang telah merugikan masyarakat desa setempat. Pasalnya kades tersebut dituduh melakukan sebuah penyelewengan memperkaya diri sendiri dengan cara menggelapkan anggaran operasional desa dan uang harga tanah kantor desa senilai Rp 4 juta.
Hal itu disampaikan oleh Cendana warga desa samuda kepada Malut Post. Dia mengatakan bahwa sejak bantuan dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara baik itu bantuan raskin maupun bantuan dana operasional yang diperuntukan untuk kebutuhan pemerintah desa diduga telah digelapkan oleh kades. ”Bantuan dari pemkab halut yang diperuntukan untuk bantuan desa juga telah diduga digelapkan semua,”katanya. Disamping itu, dia menambahkan bahwa dana sebesar Rp 4 juta yang diperuntukan untuk harga pemebelian tanah kantor desa tersebut juga telah digunakan untuk kepentingan pribadi.
Dengan adanya persoalan tersebut dikatakanya, hal itu membuat sebagian masyarakat desa samuda sangat dirugikan. ”Dia (Kades red) sangat merugikan masyarakat, karena telah mementingkan kepentingan pribadi,”cetusnya.
Selain diduga menggelapkan anggaran desa, dia menambahkan sejak memimpin desa tersebut tidak ada kemajuan sama sekali, karena kurang memperhatikan tugasnya sebagai kepala pemerintahan desa. Sehingga desa tidak pernah mengalami kemajuan. ”Kami meminta kepada pihak berwenang untuk mengevaluasi kinerja kepala desa. Karena sudah meresahkan masyarakat,” harapnya. (**)


Wabup: Janji Perbaiki Jalan Simau Ngodiho

TOBELO, Minggu 20 November 2011
Wakil Bupati Halmahera Utara Ruslan Soleman kembali berjanji akan berupaya untuk memperbaiki jalan alternative yang menghubungkan antara desa Simau dan desa Ngodiho. Namun saja hal itu akan dilihat pada pembahasan anggaran RAPBD tahun 2012 mendatang.
Lanjut, Wakil Bupati Halmahera Utara Ruslan Soleman saat dikonfirmasi Media ini, usai acara penerimaan jamah haji dihalaman kantor bupati. Wabup mengatakan, untuk pembagunan jalan yang menghubungkan antara kedua tersebut ada dua fersi apakah pertama  akan di hot-mix kemudian dilanjutkan.
Menurutnya yang utama akan diprioritas adalah jalan simau, selanjutnya desa lainya akan diprioritaskan. ”Insya Allah pada tahun ini akan diprioritaskan,”katanya. Setelah ditanyai mengenai pembangunan infrastruktur yang belum menyentuh kepada daerah-daerah lain di Halut, menurutnya untuk mengenai pembangunan infrstruktur di Halmahera utara, pemkab tetap komitmen untuk membangun. Sehingga pembangunan tetap berjalan sebagaimana perencanaan yang telah ada. ”Untuk pembangunan akan tetap jalan,” cetusnya.
Dengan komitmen tersebut, pemkab akan kembali melanjutkan membangun rumah bagi keluarga kurang beruntung di kecamatan Loloda kepulauan. Namun bagi mereka yang belum mendapatkan keberuntungan tersebut, baginya hal itu sudah sesuai dengan data bes yang telah didata. ”Yang terpenting adalah semua itu berjalan dengan baik. karena yang telah langsung merasakan pembangunan itu adalah masyarakat,”cetusnya. (**)    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar