Tobelo (Daruba)
Setelah ditunda hingga beberapa kali, akhirnya Minggu (12/2) pagi kemarin dengan pesawat ekspres air rombongan Menteri Kosrdintor Bidang Perekonomian Hata Radjasa tiba dibandara Pitu Morotai dan disambut dengan tarian cakalela serta prosesi penggalungan bunga.
Selain Hatta rombongan kemarin juga terdapat wakil ketua DPR RI Taufik Kurniawan yang juga sekjen PAN, Presiden Direktur PT Jababeka S D Darmono, serta Ketua Infestor Taiwan (Teto) yang sekaligus selaku Dubes Taiwan untuk Indonesai Andru L Phsia, beserta sejumlah rombongan lainnya. Rombongan yang semula dijadwalkan mengunjungi Tobelo kemudian ke Morotai tersebut akhirnya merubah rute dari Morotai ke Tobelo, bagian protokoler Hukmas Morotai sendiri tidak mengetahu alasan perubahan waktu kinjungan ini.
Rombongan menteri setelah mendapat penyambutan oleh Bupati dibandara Pitu langsung diarahkan ke Lokasi pencannagan di tanjung dehegila kecamatan Morotai selatan. Dilokasi acara masyarakat bersama SKPD dan Muspida sudah siap untuk menyambut kunjungan menteri tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua mengeluh terkait dengan program sail Morotai yang dicanangkan Presiden RI Susilo bambang Yudhoyono (4/4) di Ternate tahun 2010 lalu namun sampai sekarang belum nampak adanya kebijakan anggaran untuk mendukung kesuksesan pelaksnaan sail Morotai. Menurut Bupati pencanangan masterpalnd pengembangan dan perluasan pembanguan industri (MP3I) di kabuapten Pulau Morotai yang diawali dengan pembangunan hotel 500 kamar yang dikerjakan oleh PT. Jababeka merupakan tonggak awal dari perubahan kabupaten Pulau Morotai. Ia sendiri berharap setelah pencanangan ini langsung dilakukan kegiatan sehingga dalam menjemput sail pada bulan september nanti sudah dapat digunakan. “Kehadiran Jababeka dalam membangun sejumlah kawasan di Morotai seperti Hotel diharapkan pada pelaksanaan sail nanti Morotai sudah Punya Hotel yang repesentatif,” ujarnya.
Selain itu kata bupati pembanguan morotai merupakan strategi nasional untuk pengembangan morotai sebagai daerah terluar., serta kawasan perbatasan. lanjutnya, masyarakat Morotai sangat antusias mendukung yang saat ini dalam proses.
Bupati Juga menyampaikan kepada Hatta terkait dengan kondisi Morotai yang saat ini belum milki RSU yang reppresentatif.
Sementara dalam sambutan Presidir Pt jababeka S D Darmono meminta peranserta masyrakat untuk mensukseskan kegiatan pembanguan. Kata dia persolan keamanan merupakan kunci dari invsetasi. Selain itu, ia minta kepastian hukum, serta proses perizinan dan kenyaman dalam berinfestasi. Presidir Jababeka sendiri akui dia Morotai merupakan kawasan yang strategis dan dapat menjadi Singapurnya Indonesia.
Hal senanda juga disampikan Ketua Investor Taiwan yang juga Dubes taiwan untuk Indonesai, dalam sambutan ia sempat menceritakan tentang 4 kali kunjungannya ke Morotai. Dan hal tersebut merupakan langkah keseriusan dari investor taiwan untuk menanmkan modalnya di Morotai. Hanya i meminta sebuah kepastian hukum, dan kemudahan dalam proses perizinan, serta kaemanan. Andru sendiri menyampikan pidatonya dalam bahasa mandarin yang diterjemahkan oleh penerjemah.
Sementara itu Menko Perekonomian Hatta Rajasa dalam sambutannya membahas terkait dengan perencanan pembanguan MP3I dan rencana Morotai dijadikan sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) terpadu dalam semua bidang. Meliputi kelautan, perikanan, industri, jasa, telekomunikasi, perhubungan, pariwisata, serta sejumlah sektor lainnya. “Morotai kedepan akan sama seperti Batam, Singapur dan daerah-daerah maju lainnya di dunia,” jelas Hatta.
Kata Hata dalam MP3I Morotai masuk dalam Koridor 6 pengembangan kawasan ekonomi meliputi Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Daerah ini akui dia, merupakan kawasan yang kaya dengan sumber daya alam namun belum dikelola dengan baik. Hatta Juga berharap agar para infestor juga turut memberdayakan dan bekerja sama dengan masyarakat dalam pengembangan usaha. Hata mengakui untuk menunjang sebuah infestasi harus ada infrastruktur dasar seperti, listrik, air bersih jalan dan lain-lain. Untuk itu ia berharap juga danya kerja sama yang baik dengan swasta, kemudian pemerintah daerah dapat membrikan insentif untuk memenuhi kebutuhan dasar tersebut.
Sementara menanggapi sambutan Bupati morotai Hata mengungkapkan akan membawanya ke pusat untuk dibahs bersama, sedang untuk RSU dia kan membicarakan dengan menterei kesehtan untuk carikan solusi, kata hata sebuah kabupaten harus milki rumah sakit yang representatif.
Dikatakannya saat ini adalah waktunya pembanguan di pasifik, sebab sejakan dengan perkembangan yang terjadi saat ini di kawasan pasifik, maka Morotai merupakan kunci dari pembangunan Indonesia Timur. Morotai sendiri akui Hatta sangat strategis untuk pengembangan KEK sebab morotai berdekatan dengan Filipina, taiwan serta sejumlah negara di pasifik.
Usai pencannangan kemarin menteri langsung meresmikan SPBU Pulau Morotai yang di tandai dengan pengguntingan Pita. Sekaligus pelayanan gratso BBM pada hari pertama kemarin. (Jevo)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar