Untuk mendapat satu formula yang senergik, Dinas Bappeda Halmahera Utara lakukan musrembang di tingkat kecamatan.
Fredi Tjandua, kepala Bapeda Halmahera Utara kepada sejumlah wartawan (Rabu 29/02) menjelaskan, giat dari musrembang kecamatan yaitu untuk mensinkronisasi usulan-usulan perencanaan pembangunan desa yang ada di masing-masing kecamatan. Pasalnya dalam sebuah perencanaan itu tidak hanya dengan asal sekedar pembicaraan, karena berbicara perencanaan berarti berbicara soal koneksitas yang tentu disertai dengan landasan pikir yang sama. Sehingga sinkronisasi program perencanaan yang ada di Bappeda baik itu melalui PNPM ataupun P2TK dapat disinergikan dalam satu skema perencanaan tanpa harus di pilah-pilah. “jelasnya”
Selebihnya Fredy mengatakan menciptakan sebuah skala prioritas harus dimulai dari rembuk desa. Untuk itu, mulai besok, (Kamis,01/03, red) musrembang kecamatan akan mulai dilakukan di 4 titik yang berpusat di kecamatan Malifut, Kecamatan Kao, Kecamatan Tobelo Selatan dan keamatan Tobelo Tengah. Dari ke 4 titik tersebut diantaranya kecamatan Tobelo, Tobelo Tengah, Tobelo Selatan, Tobelo Barat, Tobelo Timur, Kao Utara, Kao, Kao Barat, Malifut dan kecamatan Kao Teluk.
Perencanaan dinas Bappeda untuk melakukan musrembang di tingkat kecamatan, selain mendapat respon dari para camat, ternyata juga diresponi oleh seluruh kepala desa yang antusias hadir dalam kegiatan tersebut.
Dengan dilakukannya musrembang kecamatan, Camat Malifut, Eklesia Ngangangor kepada wartawan media ini (Kamis, 01/03) berharap ada perubahan baru, teristemewa di bidang pembangunan infrastruktur, karena memang pembangunan infrastruktur menjadi skala prioritas di kecamatan Malifut. Disamping itu pembangunan drainase dan talut seperti di desa Ngofagita, Sosol, Peleri dan desa-desa lain sepanjang pesisir pantai kecamatan Malifut juga menjadi desakan prioritas. Pasalnya sebagian besar daratan pesisir desa sudah mulai terkikis habis. “keluhnya”
Hal senada juga disampaikan Hamid Badili, Camat Kao Teluk, yang berharap ada perubahan pembangunan mulai dari tingkat kecamatan sampai ke tingkat desa. Disamping pembangunan infrastruktur, Jalan, drainase, talut atau lainnya yang memang menjadi skala prioritas kecamatan Kao Teluk, tetapi sebagai camat juga sangat berharap agar ada peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat baik di bidang pertanian maupun perikanan. Untuk itu dia berharap agar ke depan nanti ada bantuan jarring, pajeko untuk para nelayan dan juga bantuan untuk para tani seperti bibit pala dan bibit kayu jati.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar