Mengaku Pernah Diberi Tunjangan dan Gaji Pokok,
Tapi di Tolak
TOBELO
Mantan Camat Tobelo Tengah E.J Londing Kene yang dikabarkan terseret juga dugaan kasus gaji fiktif, membantah jika terlibat dalam kasus tersebut, bahkan mengaku siap menghadiri panggilan kejaksaan Negeri Tobelo untuk memberikan keterangan terkait kasus gaji fiktif tersebut.
Kepala Bagian Persidangan Sekertariat Dewan E,J Londing Kene saat dikonfirmasi Media ini, saat menjabat sebagai camat pada tahun 2009 lalu, tidak pernah mengetahui kasus gaji fiktif tersebut, bahkan dalam peranan kasus itu, Dia mengaku seluruh camat tidak mengetahui terjadinya penggelapan rekapitulasi data PNS tersebut.
Menyangkut dengan data gaji dan sebagainya adalah ada pada bendahara, namun saat itu daftar gaji dibuat oleh DPPKAD, padahal itu fungsinya bendahara. Bahkan dia mengaku pada saat itu pernah menanyakan langsung kepada bendaharanya Julian Tonge terkait adanya kasus gaji fiktif tersebut, namun yang bersangkutan mengelak bahwa untuk Kecamatan Tobelo Tengah tidak ada kasus tersebut, setelah belakangan baru mencuat saat pihak inspektorat menemukan data tersebut. ”Waktu saya masih menjabat, pernah saya tanyakan langsung pada bendahara, tapi dia (bendum red) bilang disini tidak ada masalah. Nanti belakangan baru ada temuan itu,”cetusnya.
Bahkan pada tahun 2010 lalu, saat sudah menjabat sebagai Kabag persidangan tidak pernah lagi menerima tunjangan dan gaji pokok pada instansi tersebut, karena sudah menerima pada jabatan yang diembanya. Selain itu dia mengaku pada Maret 2010 lalu, pernah dua staf bendahara pada kantor camat tersebut mengantar uang tunjangan dan gaji pokok langsung ke dalam ruanganya, namun pemberian itu ditolak, karena sudah menerima tunjangan di sekertariat. ”Saat saya sudah jabat sebagai Kabag, pernah dua staf bendahara antar tunjangan dan gaji pokok, tapi saya tolak. Karena saya juga tahu bahwa saya sudah terimah disini,” ungkapnya.
Meski tidak terlibat dalam kasus gaji fiktif tersebut, namun sebagai aparatur pemerintah dia mengatakan siap mematuhi aturan yang ada, kalau dipanggil Kejari untuk berikan keterangan. ”Pada 2009 lalu, memang saya juga tidak tahu kasus dari bulan berapa. Dan belum ada panggilan, jika ada panggilan saya siap berikan keterangan,” kata dia. (**)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar