Jum’at, 28 Oktober 2011
Sekitar ratusan lebih warga asal Ambon yang ada di Tobelo Halmahara Utara (Halut), pada Jumat malam kemarin (28/10), memadati halaman Hibualamo Tobelo.
Bertempat dihalaman Hibualamo, keeratan tali kekeluargaan Ambon dilukiskan melalui Donci Maluku (Pela Gandong).
Ketua Panitia Pdt. Jacob Soselisa kepada wartawan media ini mengatakan, disamping memperingati moment sumpah pemuda, acara Donci Maluku ini bertujuan untuk mensukseskan moment-moment Nasional di Tahun 2012 nanti, yakni Sail Indonesia di Pulau Morotai dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) di Halut.
Secara seremonial, acara ini dibuka oleh Sekretariat Daerah (Sekda) Halut, Drs. Piet Hein Babua. Selain jajaran muspida Halut, juga turut hadir para undangan lainnya, yakni 23 paguyuban yang ada di Halmahera Utara.
Selain memberikan sambutan hangat, Sekda pun turut melontarkan rasa kebahagian yang mendalam. Selebihnya, diungkapkan rasa kebahagian itu, karena acara kerukunan ini, menurut Piet sangat berdampak positif, terutama pada keamanan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan begitu, Piet berharap agar kerukunan Pela Gandong untuk selalu tetap terjaga.
Disamping itu, atas nama Pemerintah Daerah (Pemda)) Halut, sekda pun menyumbang uang sebesar 10 juta sebagai tanda pembuka adat.
Ada berbagai atraksi donci khas Maluku yang di tampilkan dalam acara ini. Diantaranya, donci katreji, donci lenso, toki gaba-gaba, dansa tali dan masih banyak atraksi donci lainnya. Dalam acara Donci Maluku ini, kurang lebih dari ratusan penduduk Halut turut menyaksikan atraksi tari-tarian khas Maluku. (***)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar